Arsip untuk September, 2007

19
Sep
07

itu kan general skill!!!

Suatu sore di sekre aksara (kayaknya udah dua tahun yang lalu deh), ada seorang teteh yang minta tolong saya buat ngebersihin virus. Secara waktu itu saya lagi suka banget sama yang namanya manual removal (dan bangga tentunya dengan itu 😛 ), saya pun mulai menjelaskan langkah2nya… (virus di sini adalah kangen.exe)

1. Pertama, jalankan task manager. Task manager ngga akan bisa dijalankan dengan ctrl+alt+del yang biasa dipakai. Berhubung kangen.exe waktu itu adalah virus buatan lokal yang tergolong masih awal, kita masih bisa menjalankan taskmanager dengan mengetik taskmgr.exe dari “Run”. “Run” sendiri bisa diakses dengan memencet win+R (win maksudnya tombol berlogo windows disamping kiri tombol alt). Setelah diketik, klik run sambil menahan-tekan tombol ctrl. Sebenernya ada satu lagi cara menjalankan Task Manager, yaitu dengan ctrl+shift+esc, tapi karena saya waktu itu belum tahu dan saya belum mencoba cara ini pada komputer yang terinfeksi kangen, jadi saya ngga tahu efektifitas cara ini.

2. Matikan proses nya si virus yang berjalan di background (gw lupa apa aja yang harus dimatiin) 😛

3. Bersihkan file virus dari hardrive. Gampangnya sih search aja file .exe dan jangan lupa dispesifikkan ukuran filenya (haha, lagi2 udah lupa berapa ukuran file kangen.exe tersebut) 😛

4. Jalankan “msconfig” dari “Run” , pilih tab startup, dan kosongkan checkbox yang mengacu pada virus tersebut

pasti rifu lupa kan yang mana aja namanya? 😈

iya iya iya!!!! puass? puwwass?

Nah, tapi inti postingan disini bukan prosedur manual removal tersebut. Waktu itu, saya sudah dengan sangat antusias berusaha mengajarkan cara2 tersebut. Namun respon yang saya terima adalah “susah banget?!?!” (yah, atau kurang lebih seperti itu), sementara menurut saya itu sebenernya adalah hal yang mudah. Mudah? Iya lah, saya aja yang tidak mengerti apa2 soal komputer ini aja bisa kok. Maka keluarlah itu, kalimat sakti tersebut.. “itu kan general skill!!!”, itu kan skill umum, gitu lho.

Yang kemudian ditanggapi negatif oleh temen2 yang lagi pada ada di sekre. Mungkin karena nadanya dan kesan yang ditangkap adalah seperti saya sangat merendahkan si teteh yang nanya ke saya itu. Yaah, mungkin waktu itu saya juga ngga sengaja mengeluarkan tatapan-maut-berkesan-merendahkan saya. Sebagian ada juga yang malah bercanda dengan bilang, “iya itu memang general skill” dalam artian skill nya seorang jenderal.

Yaaah, dan kadang2 kalimat sakti itu masih tak sengaja keluar. Seringkali juga mendapat respons tak sedap. Setelah sedikit diamati, mulai keliatan dimana salahnya. Jadi begini, saya menganggap bahwa diri saya itu ngga bisa apa2, oleh karena itu apa yang saya bisa lakukan seharusnya orang lain mesti bisa juga dong? Nah disini nih ada proses blajar yang terlupakan.

Dalam persepsi saya, meskipun memang semua orang berpotensi bisa melakukan apa yang saya lakukan, tapi kan ngga semua orang memiliki minat untuk belajar hal yang sama dengan saya. Dan meskipun mereka juga berminat, kan belum tentu mereka sempat belajar dalam waktu yang sama dengan saya/memiliki waktu untuk mempelajari hal tersebut.

Yah, jadi kalo kapan2 saya ngga sengaja keluar kalimat itu lagi, maafkan maafkan… 😀 Namun kalo menurut anda kalimat tersebut keluar dengan kesengajaan, itu artinya saya menantang anda untuk bisa, terserah anda mau atau ngga, ngga masalah 😛

Oh ya, dan tentang manual removal itu, saya hampir ga pernah lagi melakukannya. Varian virus lokal sekarang udah terlalu banyak, gila aja kalo saya bisa cara manual removalnya satu per satu. Hahaha, ngabisin waktu dan kreativitas saja. Tapi kalo anda memang menyukai tantangan, kenapa tidak? Atau kayak yang dibilang sora9n, pake system restore aja!! 😛

Yang jelas, saya sih sekarang lebih suka pake program antivirus. Namun seiring dengan seringya keluar virus varian baru, maka ya ngga boleh lupa untuk sering2 mengupdate. Ngga tau cara updatenya? Aduh gimana sih, itu kan general skill!!! 😆

13
Sep
07

Selamat…

menunaikan ibadah shaum ramadhan buat yang melaksanakannya…!! hayo yang tahun lalu belum kesampean targetnya, yang tarawehnya masih bolong, yang ngerasa khatam Qur’an nya masih kurang, yang… *rifu, kamu mau nerusin curhat pribadi ya?* yah apapun lah, selamat berjuang, memberi makna pada Ramadhan tahun ini.

*is it gonna be another short post?*

hehe, mungkin..

cerita dikit lah, biar ngga kependekan.

sore ini, sore terakhir sebelum Ramadhan 1428 H, gw dan beberapa teman memutuskan buat sepedaan ke Lembang lewat jalur lain (jalur lain, iyah, sampai nama daerahnya aja ngga tau). nyampe di lembang sekitar jam lima lebih dikit setelah berangkat dari simpang dago sekitar jam 4. mungkin sepedaan “skala berat” terakhir setidaknya sampai Ramadhan berakhir.

sempat merasa sedikit “kesepian” di jalan. hmm, kayak semacam “what am i doing here?” gitu. yah, tapi akhirnya dinikmati saja, sambil disinari mentari sore Lembang (sorry guys, no pics 😛 ) dan dihembus oleh udara sejuk yang terlewat ketika jalanan mulai menurun. melewati pasar dan terminal Lembang dan kemudian mulai ngebut sampai Terminal Ledeng dan mulai terjebak kemacetan setelah Ledeng. turun terus sampai Siliwangi dan kemudian debriefing sejenak di pintu belakang ITB, trus langsung makan dan shalat Magrib di Salman. pulang, mandi, dan terpaksa taraweh sendiri sambil memikirkan jurnal dan laporan yang belum selesai.

jadi, intinya apa? *rifu, what are you doin? you’re supposed to be working on your report and journal!!! just finish with this post and back to your assignments!!!*

iya iya 😛

yah gitu aja deh, buat yang minta apdet, maaf kalo ngga mutu apdetannya.

Marhaban ya Ramadhan, Ramadhan moubarak buat umat muslim di seluruh dunia. wassalamu ‘alaikum…!! :mrgreen:




berapa orang sih yang hadir?

tracker

Parameter eksistensi kah?

  • 104,333 hits