Halaman Arsip 2

30
Jan
08

Met Milad…

Untuk seseorang, met milad yaa.. Semoga panjang umur dalam kesadaran penuh akan hidayah-hidayahNya.

Rifu, do’a standar tuh!!!

Gapapa yee, bukan buat orang yang standar kok!!! Err, ummm, yah.. makasih sudah ada buat aku. Can’t wait to talk, laugh, having excuses, anything… with you again.

*ah ya, sekalian perdana nyobain masang lagu di wepe, makasih khim atas tips nya*

Happy Birthday to you you
Lyrics & Music: YUI
Romaji by: cori

Happy Birthday to you you
Happy Birthday to you you
anata ni okuru BA-SUDEI SONGU yo? OK?

odorakasete gomen
tokubetsu na hi ni aete yokatta
rousoku no hi wo keshite
kanpai shimasho omedetou!

* Happy Birthday to you you
Happy Birthday to you you
Happy Birthday to you you itsumo arigatou!
Happy Birthday to you you
Happy Birthday to you you
anata ni okuru BA-SUDEI SONGU yo? OK?

itsumo chikaku ni ite
tokubetsu na yume kikasete hoshii
kore kara mo yoroshiku
PUREZENTO mo aru yo omedetou!

* repeat

kore kara mo zutto tsurai hi datte issho
sou yatte toshi wo totte yukitai no

* repeat

11
Jan
08

Dia Diculik oleh Blogosphere..

Aku mengejarnya, namun dia sekarang sudah tak ada, atau sekadar berbeda.

Semuanya membawaku ke kenangan muda. Jaman kuliah baru tahun kedua. Berusaha mengerti makna dari kuliah yang seolah tidak bermakna.

Ada dia. Dia yang pada kesan pertama tidak pernah antusias, tapi kau akan mendapati wajah dan keceriaan yang berbeda bila kau mengajaknya makan malam bersama dan bercerita tentang Linux, love-interest, atau sekadar Maaya Saakamoto. Atau tentang bagaimana berurusan dengan kangen dan brontok jahanam. Atau cerita tentang apa itu resiko, yang selalu membuatku tersenyum saat teringat lagi. Entah kapan pun itu. Atau..

Ada dia. Yang membawaku ke dunia ini. Yang memberi inspirasi, atau tak tahu lah, mungkin sebenarnya aku adalah pengagum rahasianya. Aku. Yang diam-diam meniru seleranya. Yang menguntitnya kemana saja. Yang merasa istimewa karena aku..

Tapi itu semua ngga penting lagi kan. Jarak yang mungkin bertambah hanya lima ratus meter mulai mengubah segalanya. Ketika sesuatu di balik layar menjadi lebih nyata, daripada seseorang yang menunggu bagaikan anak kecil yang antusias bertanya tentang Mikuni Shimokawa. Ketika..

Duh, cerita yang tak selesai, salahkan aku..

Benar!! Aku hanya sesekali main ke kamar kostnya, menjadi cerewet tentang  tumpukan debu di pojok kamarnya. Tentang tumpukan kaleng bekas minuman. Atau buat meminjam simplyMepis. Atau sekadar ngajak makan dengan niat bercerita tentang cinta. Atau..

Aku yang posesif dan sok kenal dekat, salahkah aku..

Aku yang sudah dewasa dan seharusnya tak perlu orang lain untuk menjernihkan ada ku di dunia.

Ahaha, tanpa dia, aku yang sekarang ini tidak akan ada.

Jangan bertanya tentang dia. Dia yang dulu sudah tidak ada. Berganti dia. Yang membuka mata ku atas dunia maya yang nyata. Yang mengantarkan ku kepada.. cinta.

26
Des
07

wish list..

1. rugged very portable laptop dengan opsi sumber daya beragam, wifi tentu saja, serta harga murah dengan performance sesuai

closest:

- OLPC laptop with POTENCO charger —>kayaknya masih lama deh dijual versi komersilnya..

- Asus EEE —> bisa pake POTENCO ngga ya?

2. bikes related:

- knee & shin bone protector + helmet.. oh ya, juga ban khusus buat jalan berlumpur+becek (maxxis wetscream mungkin?), jalan trail kering+gravel, jalan aspal basah, jalan aspal kering, fork depan dengan travel lebih panjang.

- frame KHS AM series (link ini buat yang tahun 2007, yang ini 2006)

ban bisa diprioritaskan satu per satu, deker sama helmet bisa dibeli.. KHS AM?? huaaaa….!!!!

3. Sennheiser PMX-70

pengen headphones rugged yang nyaman dipakai (pake neckband) dan dengan kualitas suara yang takkan mengecewakan…

hmmm, tp pada akhirnya perlu ga? huhuhu, pertanyaan yang selalu keluar di akhir setiap kali bikin wish list..

ah, kalau deker sama helmet perlu itu!! tau ndiri lu kalo sepedaan kaya gimana Fu..

ahaha, iya ya.. malah jadi inget, belum pernah posting cerita tentang luka akibat sepeda, kapan-kapan lagi ah.. :P

eh bentar, ini posting cuma segini?

iya, abis ngga ada ide, dipaksain update sama penggemar :mrgreen: (iya lah, harus ada update… paling ngga sebulan sekali :lol: )

ps: posting perdana pake iMac nya ibu dari rumah :D

05
Nov
07

Apa yang Saya Tahu : Salju di Jakarta?

salju di jakarta?

Jakarta? Snow grains? Sebuah kota pantai, dekat khatulistiwa? Salju? Mungkinkah?

Yah, silakan memikirkan ketidakmungkinan tersebut sendiri. Yang ingin saya sampaikan adalah apa yang saya tahu. Anda perhatikan tampilan desktop saya dan program yang saya gunakan untuk mengetahui cuaca tersebut? Yak, tentu saja bukan windows saya menggunakan SimplyMEPIS dan program KWeather. (saya mendapatkan kopi SimplyMEPIS dari FTP kampus, namun anda juga bisa mencoba mencari dari bonus PCMedia, lupa edisinya :P )

Aslinya, informasi cuaca yang ditampilkan adalah bukan Jakarta (Soekarno-Hatta), namun anda bisa memilih stasiun cuaca untuk ditampilkan dengan memasukkan kode stasiun cuaca yang anda inginkan. Untuk Jakarta (Soekarno-Hatta), kodenya adalah WIII (sebenarnya ini adalah kode dari ICAO, kode aslinya adalah 96749). Untuk mencari tahu kode stasiun cuaca dilokasi anda, anda dapat mengunjungi http://www.nws.noaa.gov/tg/siteloc.shtml .

Setelah mendapatkan kode stasiun cuaca yang anda inginkan, maka anda dapat mengkonfigurasi KWeather untuk menampilkan informasi dari stasiun cuaca tersebut. Cukup klik kanan ikon KWeather yang ada di desktop sebelah kanan bawah. Pilih “Configure KWeather..”. Masukkan kode yang dari stasiun cuaca yang anda inginkan pada tempat yang sesuai.

konfigurasi kode stasiun cuaca

Perlu diperhatikan bahwa anda memerlukan akses internet untuk mendapatkan informasi secara real time. Itu pun kalau anda memilih stasiun cuaca yang “online”. Meskipun kebanyakan stasiun cuaca kota besar di Indonesia sudah memiliki kode, tampaknya masih banyak yang belum tersambung internet untuk dapat mengupdate kondisi cuaca secara real time.

Bagi anda yang beruntung memiliki akses internet 24 jam dan kode stasiun cuaca yang informasinya diupdate secara realtime, selamat menikmati. (eh, lupa, install SimplyMEPIS dulu lah :P )

ps: Nantikan post “Apa yang Saya Tahu” selanjutnya, siapa tahu ada yang informatif untuk anda. Serial post “Apa yang Saya Tahu” dibuat dalam respon terhadap post ini.

ps: Post ini sepenuhnya dibuat dengan menggunakan SimplyMEPIS, dengan browser Firefox. IE? Winblowsdows? Afa itu? :mrgreen:

ps: ah, hanya ingin hetrik “ps:” aja :P

29
Okt
07

Kata ibu saya..

ada tiga tipe orang dalam menyelesaikan ujian, tes atau apapun lah namanya itu.

Pertama, orang yang menyelesaikannya dengan cepat. Mereka ini adalah yang mengerti dan memang bisa mengerjakannya. Kedua, adalah mereka yang selesainya lama. Adalah mereka yang setengah-setengah belajarnya, sehingga tidak terlalu mengerti. Ketiga, segelintir yang selesainya cepat sekali!! Apakah mereka yang paling mengerti? Salah ye, mereka itu yang paling ngga ngerti.

Tidak ada masalah dengan tipe pertama dan kedua. Terus kenapa dengan yang ketiga? Bukankah harusnya segelintir itu yang paling lama selesainya? Hmm, menurut saya mungkin karena mereka sadar bahwa mereka benar-benar tidak bisa. Mau nunggu sampai jenggotan ya tetep ngga bisa. So.. daripada diem aja di ruang kelas misalnya, nungguin waktu ujian habis, mending langsung cabut kan?

Pertanyaannya, saya tipe yang mana? Hoo, tipe kedua jarang. Seringnya 
tipe pertama dan ketiga jadi satu. Soalnya seringkali saya tidak sempat mendalami sebagian bahan yang diujiankan. *kebiasaan yang buruk* Tapi kalo udah dibaca, biasanya sih bisa.

Jadi, saya akan mengerjakan semua soal yang saya bisa dengan cepat dan sering kali tidak teliti. Setelah selesai, maka saya akan segera beberes dan keluar dari ruang ujian kalau diizinkan. Kenapa? Bukankah masih sempat untuk.. ya siapa tau tiba-tiba bisa gitu ngerjain soal yang ga bisa, dapat ilham or apapun lah itu namanya?

Sederhananya, karena saya mengerti sebagian, saya bisa memperkirakan 
sesulit apa soal yang tidak bisa saya kerjakan. Dan saya mengerti kemampuan saya. Kalau memang tidak bisa, mengapa dipaksakan? Iya, kasusnya tentu saja akan berbeda bila ujian belum dimulai dan masih sempat belajar, tapi kita ngga ngomongin itu disini. Ujian sudah berjalan dan kita hanya bisa melakukan apa yang sanggup kita lakukan. Nyontek? Heh, ogah.

Terus, kalau memang tidak bisa ngerjain, kenapa ngga menunggu dengan 
tenang di dalam kelas dan menunggu waktu selesai? Lho, kan bisa dipakai buat ngerjain yang lain?!?! Kenapa tidak? Lagipula, bisa sedikit ngasih teror juga sih buat yang masih pada belum selesai, pikir mereka “gila, gw masih banyak yang belum kelar, kok dia udah selesai sih?” :twisted: . But seriously, itu hanya karena mereka tidak tau kalo itu tipe tiga yang sedang berjalan keluar ruang ujian.

Nah, tapi apakah aku puas dengan menjadi sebagian tipe satu dan sebagian 
tipe tiga? Ga mungkin kan terus-terusan jadi tipe ketiga. Gila aja, kapan gw nikah lulus gini caranya? Oke, so what can we do? Hmmm, sederhana, salah satunya, jangan ngeblog dan sempet-sempetnya bikin post sementara besok dua UTS menunggu. :mrgreen:

28
Okt
07

puisi.. lagi??

karena apa yang tak terkatakan..

seperti angin samudera yang menarik-narik..
seperti pesona bulan yang membuat terjaga..
seperti nada yang yang diingat bersama..

titik-titik itu.. iya, yang tidak terkatakan itu…
mewakili rasa ku untuk mu..

jujur saja, aku merindukan saat itu, dimana terdiam menjadi sangat bermakna.

eh, sekarang masih kok, and i hope it will always be. meskipun akhirnya jadi seperti ini:

seorang putri
dengan tenang menanti
seorang pangeran pujaan hati
untuk mengisi hari-hari dengan penuh arti

sayang sekali hanya ada seorang goblog yang susah mengerti

terus, kenapa post tiga puisi dalam waktu kurang dari satu jam?

ah, hanya merasakan urge yang sekali2 datang kok. dua puisi yang dipost itu basbang. yang diatas dipost karena kemaren ada yang ngebahas. yang terakhir.. ya itu kebetulan td sore ketemu rimanya pas lagi di ***** ***** dan sayang aja kalo ga diselesaikan dan dipost demi para pembaca setiaku :mrgreen:

28
Okt
07

puisi yang terlupakan: hanya sebuah ucapan selamat tinggal

setelah semua itu
apapun pada akhirnya engkau
*seharusnya ada satu/dua baris disini untuk menutup puisi ini*

nah, gw bener2 lupa redaksionalnya, pokoknya sesuatu tentang “arti” atau apa gitu. biasanya, segala sesuatu tentang dia itu gw ga mungkin lupa.

aniwei, the point is, ini sebuah postingan curhat, sangat basbang, gw ga peduli tata bahasa dan maaf kalo tulisan gw belepotan *yeah, as always..*

so.. what’s the point?

i’m over her, period.

19
Sep
07

itu kan general skill!!!

Suatu sore di sekre aksara (kayaknya udah dua tahun yang lalu deh), ada seorang teteh yang minta tolong saya buat ngebersihin virus. Secara waktu itu saya lagi suka banget sama yang namanya manual removal (dan bangga tentunya dengan itu :P ), saya pun mulai menjelaskan langkah2nya… (virus di sini adalah kangen.exe)

1. Pertama, jalankan task manager. Task manager ngga akan bisa dijalankan dengan ctrl+alt+del yang biasa dipakai. Berhubung kangen.exe waktu itu adalah virus buatan lokal yang tergolong masih awal, kita masih bisa menjalankan taskmanager dengan mengetik taskmgr.exe dari “Run”. “Run” sendiri bisa diakses dengan memencet win+R (win maksudnya tombol berlogo windows disamping kiri tombol alt). Setelah diketik, klik run sambil menahan-tekan tombol ctrl. Sebenernya ada satu lagi cara menjalankan Task Manager, yaitu dengan ctrl+shift+esc, tapi karena saya waktu itu belum tahu dan saya belum mencoba cara ini pada komputer yang terinfeksi kangen, jadi saya ngga tahu efektifitas cara ini.

2. Matikan proses nya si virus yang berjalan di background (gw lupa apa aja yang harus dimatiin) :P

3. Bersihkan file virus dari hardrive. Gampangnya sih search aja file .exe dan jangan lupa dispesifikkan ukuran filenya (haha, lagi2 udah lupa berapa ukuran file kangen.exe tersebut) :P

4. Jalankan “msconfig” dari “Run” , pilih tab startup, dan kosongkan checkbox yang mengacu pada virus tersebut

pasti rifu lupa kan yang mana aja namanya? :twisted:

iya iya iya!!!! puass? puwwass?

Nah, tapi inti postingan disini bukan prosedur manual removal tersebut. Waktu itu, saya sudah dengan sangat antusias berusaha mengajarkan cara2 tersebut. Namun respon yang saya terima adalah “susah banget?!?!” (yah, atau kurang lebih seperti itu), sementara menurut saya itu sebenernya adalah hal yang mudah. Mudah? Iya lah, saya aja yang tidak mengerti apa2 soal komputer ini aja bisa kok. Maka keluarlah itu, kalimat sakti tersebut.. “itu kan general skill!!!”, itu kan skill umum, gitu lho.

Yang kemudian ditanggapi negatif oleh temen2 yang lagi pada ada di sekre. Mungkin karena nadanya dan kesan yang ditangkap adalah seperti saya sangat merendahkan si teteh yang nanya ke saya itu. Yaah, mungkin waktu itu saya juga ngga sengaja mengeluarkan tatapan-maut-berkesan-merendahkan saya. Sebagian ada juga yang malah bercanda dengan bilang, “iya itu memang general skill” dalam artian skill nya seorang jenderal.

Yaaah, dan kadang2 kalimat sakti itu masih tak sengaja keluar. Seringkali juga mendapat respons tak sedap. Setelah sedikit diamati, mulai keliatan dimana salahnya. Jadi begini, saya menganggap bahwa diri saya itu ngga bisa apa2, oleh karena itu apa yang saya bisa lakukan seharusnya orang lain mesti bisa juga dong? Nah disini nih ada proses blajar yang terlupakan.

Dalam persepsi saya, meskipun memang semua orang berpotensi bisa melakukan apa yang saya lakukan, tapi kan ngga semua orang memiliki minat untuk belajar hal yang sama dengan saya. Dan meskipun mereka juga berminat, kan belum tentu mereka sempat belajar dalam waktu yang sama dengan saya/memiliki waktu untuk mempelajari hal tersebut.

Yah, jadi kalo kapan2 saya ngga sengaja keluar kalimat itu lagi, maafkan maafkan… :D Namun kalo menurut anda kalimat tersebut keluar dengan kesengajaan, itu artinya saya menantang anda untuk bisa, terserah anda mau atau ngga, ngga masalah :P

Oh ya, dan tentang manual removal itu, saya hampir ga pernah lagi melakukannya. Varian virus lokal sekarang udah terlalu banyak, gila aja kalo saya bisa cara manual removalnya satu per satu. Hahaha, ngabisin waktu dan kreativitas saja. Tapi kalo anda memang menyukai tantangan, kenapa tidak? Atau kayak yang dibilang sora9n, pake system restore aja!! :P

Yang jelas, saya sih sekarang lebih suka pake program antivirus. Namun seiring dengan seringya keluar virus varian baru, maka ya ngga boleh lupa untuk sering2 mengupdate. Ngga tau cara updatenya? Aduh gimana sih, itu kan general skill!!! :lol:

13
Sep
07

Selamat…

menunaikan ibadah shaum ramadhan buat yang melaksanakannya…!! hayo yang tahun lalu belum kesampean targetnya, yang tarawehnya masih bolong, yang ngerasa khatam Qur’an nya masih kurang, yang… *rifu, kamu mau nerusin curhat pribadi ya?* yah apapun lah, selamat berjuang, memberi makna pada Ramadhan tahun ini.

*is it gonna be another short post?*

hehe, mungkin..

cerita dikit lah, biar ngga kependekan.

sore ini, sore terakhir sebelum Ramadhan 1428 H, gw dan beberapa teman memutuskan buat sepedaan ke Lembang lewat jalur lain (jalur lain, iyah, sampai nama daerahnya aja ngga tau). nyampe di lembang sekitar jam lima lebih dikit setelah berangkat dari simpang dago sekitar jam 4. mungkin sepedaan “skala berat” terakhir setidaknya sampai Ramadhan berakhir.

sempat merasa sedikit “kesepian” di jalan. hmm, kayak semacam “what am i doing here?” gitu. yah, tapi akhirnya dinikmati saja, sambil disinari mentari sore Lembang (sorry guys, no pics :P ) dan dihembus oleh udara sejuk yang terlewat ketika jalanan mulai menurun. melewati pasar dan terminal Lembang dan kemudian mulai ngebut sampai Terminal Ledeng dan mulai terjebak kemacetan setelah Ledeng. turun terus sampai Siliwangi dan kemudian debriefing sejenak di pintu belakang ITB, trus langsung makan dan shalat Magrib di Salman. pulang, mandi, dan terpaksa taraweh sendiri sambil memikirkan jurnal dan laporan yang belum selesai.

jadi, intinya apa? *rifu, what are you doin? you’re supposed to be working on your report and journal!!! just finish with this post and back to your assignments!!!*

iya iya :P

yah gitu aja deh, buat yang minta apdet, maaf kalo ngga mutu apdetannya.

Marhaban ya Ramadhan, Ramadhan moubarak buat umat muslim di seluruh dunia. wassalamu ‘alaikum…!! :mrgreen:

15
Agu
07

pola yang berbeda

23072007138.jpg

perhatikan gambar pintu depan sebuah rumah ini. ada yang aneh? yak, betul, pola kaca pintunya berbeda antara daun pintu kiri dan daun pintu kanan. kok bisa beda?

panjang ceritanya, tapi kalo ga diceritain mana bisa selesai kan? ahaha~

jadi waktu smp, saya tuh suka banget (atau terobsesi yah?) untuk melompat menggapai balok penyangga yang ada di tengah langit2 ruang tamu rumah tersebut. (iya, waktu smp saya tinggal di rumah itu) yah, mungkin biar tambah tinggi kali yak? tak tau juga lah, pola pikir rifu waktu smp kan memang susah ditebak.

070720_152313.jpg

nah, balok penyangga itu pada saat kejadian penyebab pola kaca berbeda itu sudah sering aku gapai. ya tentu saja dong aku pengen tantangan berbeda. aku memutuskan untuk mencoba menggapai langit-langitnya aja sekalian. tingginya kira-kira sepuluh senti lebih tinggi daripada balok itu.

karena sadar bahwa aku harus melompat lebih tinggi (lagu sheila?) untuk menggapainya, maka aku pun mengambil ancang-ancang di ruang tamu yang tidak seberapa besar itu dan mulai berlari ke arah lompatan yang akan ku lakukan.

yak, dan saya pun melompat..

*ah, tipis kali.. sedikit lagi kena tuh..* adalah apa yang apa di kepala saya waktu itu…

ketika mendarat, saya tersadar bahwa saya berada tepat di depan pintu. tangan saya pun refleks terangkat ke arah pintu untuk menghentikan laju saya. yang aneh, saya kok sempat-sempatnya berpikir bahwa “ini rumah tua, bisa2 pintunya jebol, ya sudah deh, geser tangan sedikit sehingga yang kena kacanya aja, masih mending rumah ga punya kaca pintu depan daripada rumah ga punya pintu depan”. jadilah tangan saya tergeser dan menuju dengan deras ke arah kaca.

tentu saja kaca itu pecah. konon pecahannya sampai ke jalan raya. dan tangan ku pun menjadi korban. ada robekan besar di lengan kanan sebelah luar, dua robekan yang lebih kecil di siku, dua sayatan kecil di pergelangan tangan dan satu sayatan kecil di telapak tangan. robekan di lengan atas itu yang edan. bentuk lukanya lebih seperti disayat dari sudut miring sehingga kulit dan jaringan adiposa di bawahnya yang berwarna putih sampai menggulung ke arah dalam. bila aku pikirkan lagi saat ini, alhamdulillah luka itu tidak terbuka sampai ke tulang dan tidak mengenai arteri besar.

anehnya, luka sebesar itu malah terasa tidak terlalu sakit dibandingkan dengan luka terjatuh di aspal yang biasa aku dapat ketika maen sepatu roda. setelah aku menyadari apa yang terjadi dalam sepersekian menit itu, aku segera ke sumur untuk membasuh luka seperti yang biasa orang lakukan ketika terluka. bulekku yang melihat pun segera menyuruh aku ke rumah sakit.

aku dianter ke rumah sakit naik motor dengan darah berceceran dari lengan ku yang hanya sempat dibalut kaos oblong untuk menahan aliran darah. aku menyaksikan darah ku menetes2 ke aspal jalan selama perjalanan singkat ke rumah sakit itu. *sok dramatisir* eh, tapi beneran itu yang terjadi.

sesampainya di rumah sakit, aku segera diterima di UGD dan diperiksa bidan (eh atau dokter yah?). komentar pertama bidannya (iya iya, gw masih bingung, yang waktu itu meriksa gw bidan atau dokter) itu ada yang seperti ini: “Wah, lukanya parah sekali, mungkin harus dioperasi plastik”. buset dah!! operasi plastik? edun!! separah itukah?

yah tapi akhirnya ga jadi sih operasi plastiknya. cuma dijahit biasa aja kok, tentu saja setelah dibius lokal. aku menyaksikan sedikit demi sedikit lengan ku dijahit dengan jarum melengkung, dengan pandangan impulsif. *ya iya lah, udah dibius, ga kerasa sakitnya, malah rasa penasaran kan yang keluar*

total ada tiga puluh lima jahitan. 18 jahitan di luka besar di lengan atas, 13 jahitan di dua luka di siku, 3 jahitan di pergelangan tangan, dan satu jahitan di telapak tangan. haha, dan yang paling sakit ketika dijahit malah yang di pergelangan tangan. padahal cuma satu jahitan..

dan ini bagian yang agak memalukan, setelah luka2 ku selesai dijahit dan diperban.. I have to get a TT shot on my gluteus!!! yes, on my gluteus!! udah gitu sempet ada adek sepupu cewek gw yang ngintip pulak, malu kan?! yah, tapi daripada kena tetanus sih, mau gimana lagi?

kemudian, setelah diberikan obat *aku lupa obatnya apa, antibiotik kali yah?* aku pun pulang. berwudhu dan sholat ashar dengan perasaan yang sangat aneh karena lengan kanan yang sangat sukar ditekuk dan.. hmmm, kok aku lupa ya seterusnya.. *langsung lanjut ke besoknya aja deh*

siyalnya, kejadian ini tepat terjadi sebelum promotion test di LIA dan besoknya ada ujian sumatif matematika. gwwaaaa!!!!! akhirnya aku harus ngambil promotion tes susulan dan.. tuh kan aku lupa lagi.. berapa yah nilai matematika ku waktu itu?

sekarang.. setelah diingat2, alhamdulillah ga ada luka yang kena arteri besar, kan bisa gawat. haha, malah jadi reminiscing nih, nulis gini karena baru aja balik ke rumah masa smp itu pas liburan kuliah kemaren :mrgreen:




Daisypath Next Aniversary Ticker

berapa orang sih yang hadir?

tracker

Parameter eksistensi kah?

  • 17,204 hits