Pasti udah pada tahu kan yang namanya PowerBalance, biasa disingkat PB? Buat yang belum tahu, ini adalah gelang silikon berhologram yang oleh penjualnya diklaim memiliki embedded frequency untuk meningkatkan keseimbangan. Guess what? They admit that their claim have no scientific evidence that supports it. Well, at least begitulah pengakuan distributor PB di Australia.

gelang PowerBalance
Tapi bagaimana dengan pengakuan para pembeli yang merasakan efeknya? Satu kata, placebo. Lha, terus kalo udah diakui bahwa klaim penjualnya hanyalah marketing bull sh*t, efek placebo-nya bakal hilang dong? Mungkin, maka daripada itu kita dapat menemui distributor yang terus bersikeras bahwa dagangan mereka bukan bohongan. Mungkin juga tidak. He?
Betul, hasil jalan-jalan blog beberapa hari sebelumnya I stumble on to this. Mungkin ini dapat menjelaskan tentang penjualan PB yang kata penjualnya tidak terpengaruh. Di sisi lain, mungkin emang peminatnya masih terlalu mudah percaya juga sih.
kamu nya yang terlalu skeptis kali Fu?
Hehe, begini, kenyataannya memang belum ada tuh entri di jurnal-jurnal penelitian bahwa apa yang distributor PB katakan adalah benar (yah, yang bilang salah juga belum ada sih). Semisalnya semua omong kosong embedded frequency itu diabaikan pun, masih belum ada juga penelitian yang meneliti efek PB terlepas dari mekanisme dibaliknya. Terus bagaimana dengan trik-trik pembuktian yang dilakukan penjual? Long story short, they are not scientifically acceptable because they are not double-blind.
Untuk memudahkan visualisasi, eksperimen sederhana yang dilakukan mulai pada menit ke-3 pada video diatas dijalankan secara double-blind. Protokol yang dilakukan sama dengan trik pembuktian yang biasa dilakukan penjual PB, namun kali ini baik penjual (observer) maupun subjek eksperimen tidak tahu subjek yang mana yang membawa kartu PB berhologram. Bila dilakukan seperti ini, bias dari sisi observer maupun subjek dapat dihilangkan.
Memang eksperimen sederhana ini belum tentu valid dari sisi jumlah sampel, but you’ll get the idea. In the mean time, whether it works or not, we have to wait until there is a valid study. Meskipun begitu, ada aja sih dokter yang katanya sport science practitioner yang bilang kalo PB beneran punya khasiat khusus, bukan sekadar placebo. Weird, me thinks.
Bacaan lebih lanjut:
http://tekno.kompas.com/lipsus/1113/Kontroversi.PowerBalance
http://www.ratbags.com/rsoles/comment/powerbalance.htm

Komentar Terbaru