karena apa yang tak terkatakan..
seperti angin samudera yang menarik-narik..
seperti pesona bulan yang membuat terjaga..
seperti nada yang yang diingat bersama..…
titik-titik itu.. iya, yang tidak terkatakan itu…
mewakili rasa ku untuk mu..
jujur saja, aku merindukan saat itu, dimana terdiam menjadi sangat bermakna.
eh, sekarang masih kok, and i hope it will always be. meskipun akhirnya jadi seperti ini:
seorang putri
dengan tenang menanti
seorang pangeran pujaan hati
untuk mengisi hari-hari dengan penuh artisayang sekali hanya ada seorang goblog yang susah mengerti
terus, kenapa post tiga puisi dalam waktu kurang dari satu jam?
ah, hanya merasakan urge yang sekali2 datang kok. dua puisi yang dipost itu basbang. yang diatas dipost karena kemaren ada yang ngebahas. yang terakhir.. ya itu kebetulan td sore ketemu rimanya pas lagi di ***** ***** dan sayang aja kalo ga diselesaikan dan dipost demi para pembaca setiaku :mrgreen:


precaution lagi aja, untuk yang pertama no komen, bukankan sudah jelas?
untuk yang kedua, iya itu nyepet diri sendiri.
bajak pertamax, sok seleb *ga capek aja nih*
putri…. ??
putri dari mana? majapahit atawa andalas nih
Aaarrgghh,, dipost puisinyaaa!!!
eh itu yang bintang-bintang apaan?? *penasaran*
@almas
kamu tau saya tau kalau kamu tau
@Rizma
kalau dikasih tau ngga seru dong
Sayang sekali hanya ada seorang goblok yang susah mengerti..
Siapa yang goblok, mas?
sudah bisa diimply kok siapa yang goblok. baca komen no 1 deh
makasih sudah mampir, salam kenal
Ada bau-bau
anehautokritik nihTapi yang sebelumnya kok berbau Narsis
Berdasarkan Plesetan Silogisme Aristoteles
Menjadi
Pangeran Goblog Yang Susah Mengerti
Dikaukah? Berhentilah Goblog Akhi, sayang kan udah Pangeran gitu
Sebenarnya U lebih ingin disebut Pangeran ketimbang Goblog ya kan Akhi
makanya, kontradiktif kan?
oh, gw ga pengen dipanggil pangeran, penggunaan kata pangeran disini kan agar ada keindahan dalam penggunaan kosakata. itu biasa dalam bikin puisi
kacangankaya gini.Bisa puisi juga nih Rifu
dia kan emang
sokpujangga,,@Rizma
sok? pujangga? bukan kok
to gini2 ada efeknya kan?
@Bharma
ahaha, Bharma bisa aja..
ehem
komenku dikemudiankan nih
or
komennya didahulukan yak
semoga sukses aja
ah, Bharma, itu kan spontaneous jawabnya. yang kepikiran jawabannya terlebih dahulu, yaa, saya jawab duluan.